sukma w.
Pegel, keju, kemeng..
Trio kwek-kwek yang paling setia menghatui tubuh kita.

Biasanya rasa tersebut muncul di persendian. Rasa yang bikin orang ngga nyaman dalam melakukan aktivitasnya.

Sering kan liat orang yang nekukin jarinya sampai bunyi kretek-kretek? Atau ngedorong kepalanya ke kanan kiri sampai bunyi ?



Aku juga termasuk salah satu orang yang pernah ngelakuin itu.
Tapi karena dulu sempet denger gosip kalo nekukin jari dan dorong kepala sampai bunyi itu ngga baik bagi kesehatan, aku mulai ngga pernah melakukan kebiasaan tersebut.


Tau kan kalo tulang itu bentuknya ada yang cekung dan ada yang cembung, tau juga dong kalo tulang itu saling terhubung. Seperti hubungan tulang bahu dan tulang lengan atas, dimana tulang bahu itu cekung dan tulang lengan atas itu cembung.

Nahh yang ditakutkan itu sebenernya ketika tulang ngga bisa kembali ketempatnya semula, semacam nyasar begitu.. kalo sampe nyasar (geser) itu akan berpengaruh pada fiksator sendinya.


Apalagi ketika mendorong kepala, kepala sendiri terhubung dengan tulang belakang. Sehingga ketika orang mendorong kepalanya dan tulangnya tidak kembali pada tempatnya semula dikhawatirkan akan menjepit syaraf-syaraf yang ada.  Syaraf pada tulang belakang berhubungan dengan otak dan seluruh tubuh, ketika syaraf tersebut terjepit atau bahkan sampai putus maka sangat membahayakan orang tersebut.
Syaraf yang putus berbeda dengan tulang yang patah, syaraf yang putus hanya bisa di tolong sebelum 6 jam. Lebih lama dari itu dapat mengakibatkan kelumpuhan bahkan kematian.


Sebenarnya bunyi pada leher atau jari itu tidak berbahaya, asalkan dilakukan sesuai dengan bentuk dari tulangnya. Tarikan atau yang sering disebut traksi berfungsi untuk mengurangi nyeri (pegel, keju, kemeng) dengan cara merangsang reseptor sendi untuk memblok nyeri sehingga rasa nyeri tidak disampaikan ke medulla spinalis (dihambat). Selain itu traksi juga memberi efek untuk memperbaiki lingkup gerak sendi serta kekuatan tegangan dari sendi.

Oleh karena itu sebelum narik-narik tulang ataupun dorong-dorong kepala ada baiknya kalo kita mengerti seperti apa bentuk tulangnya terlebih dahulu. Supaya tidak menimbulkan efek yang justru membahayakan diri kita sendiri.

Ngga ngerti bentuk tulang?
Tenang.. cari Fisioterapis, ngga perlu yang lain :D
Untuk organ tubuh jangan coba-coba :)


Happy World Physical Therapy Day ~
         

Masih mau narik-narik tulang sembarangan? Mending tarik hatiku ajaah *ehh*


0 Responses

Post a Comment