Hari-hari berganti bulan, tanpa terasa sudah
berganti tahun. Setiap hari selalu ada kesusahannya sendiri. Berusaha berdiri
diatas kaki sendiri, menyeimbangkan langkah dan gravitasi. Bukan perkara mudah
memang, tapi kebiasaan selalu membuat apapun menjadi lebih indah.
Tak.. tok.. tak.. tok.. brukk..
Sekarang sekolah sudah tidak sepi lagi, renovasi
bangunan Utara menjadikan suasana semakin ramai. Agaknya malah semrawut. Keluar
masuk truk-truk pengangkut pasir, besi, dan bahan bangunan. Ditambah lagi
suara-suara pekerja yang sedang merobohkan tembok, memecahkan keramik, maupun
sekedar berteriak. Polusi udara pun tidak terelakkan lagi, ketika siang tiba
pasir-pasir diterbangkan angin. Tidak jarang mengotori wilayah lain.
Bagaimanapun juga ini adalah proses, merubah menjadi
lebih baik selalu ada konsekuensinya. Pertanyaannya siapkah kita menghadapi
konsekuensi itu? Atau justru memilih bergeming, takut dan khawatir pada sebuah
perubahan?
Adakah yang lebih romantis dari sekedar gerimis? Berjalan
berdua dibawah payung yang sama, menikmati melodi klasik dari sang pencipta.
 |
Pelatihan Hand Hygiene |
(9 April 2016) Hand Hygiene merupakan suatu prosedur
tindakan kebersihan tangan. Ada dua jenis cara untuk membersihkan tangan yaitu
degan menggunakan antiseptic (handsrub) dan dengan air mengalir.
 |
simulasi APAR |
(2 April 2016) APAR adalah Alat Pemadam Api Ringan,
merupakan sarana pemadam api dalam skala kecil hingga menengah.
Sabtu pagi, mahasiswa semester 6 (S1) dan semester 4
(D3) Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta melakukan simulasi sistem
evaluasi dan penggunaan APAR di lapangan pasca sarjana UMS.
 |
museum sangiran |
Sejenak
menengok sejarah manusia, melihat masa lalu dalam remang-remang waktu bernama
Musium.
Sabtu lalu
sekitar ba’da Dhuhur kami serombongan naik bus Pariwisata, ceritanya lagi dalam
acara City Tour IMFI regional 3 ke Musium Sangiran.
Terletak di
Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Dengan membayar
tiket sebesar 5000 rupiah, kita sudah bisa berjalan-jalan melihat kehidupan 200.000
hingga 2 juta tahun yang lalu.